Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
antisipasi-puncak-arus-mudik-senkom-jatim-siagakan-personel-di-ngawi

NGAWI — Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H, Pengurus Provinsi Senkom Mitra Polri Jawa Timur memastikan kesiapan personel di lapangan tetap optimal. Hal itu ditunjukkan melalui peninjauan langsung ke Pos Pelayanan (Pos Yan) di Rest Area KM 575A, Kamis (19/3/2026).

Kunjungan dipimpin Ketua Senkom Jatim, Ir. H. Maun, bersama Sekretaris Wahjoe Soetiono. Rombongan disambut jajaran Senkom Kabupaten Ngawi yang telah lebih dulu bersiaga di lokasi strategis jalur tol tersebut.

Maun mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam mendukung pengamanan arus mudik dan balik. Ia menegaskan, koordinasi dengan aparat keamanan menjadi kunci utama dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Seluruh anggota di lapangan kami pastikan bersinergi penuh dengan TNI dan Polri, khususnya dalam melayani pemudik yang melintas di wilayah ini,” ujarnya.

Rest Area KM 575A dinilai memiliki peran penting sebagai titik singgah pemudik jarak jauh. Selain menjadi tempat istirahat, pos pelayanan juga difungsikan sebagai pusat informasi dan layanan kesehatan darurat.

Maun mengapresiasi kesiapan jajaran kepolisian setempat yang telah menyiapkan fasilitas dan personel siaga selama 24 jam. Menurut dia, keberadaan pos pelayanan yang optimal akan sangat membantu mengurangi risiko kelelahan dan kecelakaan di jalan.

Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Ngawi, Iptu Prinanto menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Senkom selama Operasi Ketupat berjalan efektif. Dukungan personel di lapangan dinilai membantu kelancaran pengaturan lalu lintas serta pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Senkom yang terus bersinergi dengan baik. Harapan kami, seluruh personel tetap siaga dan mampu memberikan pelayanan yang humanis serta profesional kepada masyarakat hingga berakhirnya masa pengamanan,” pungkas Prinanto.

Sinergi lintas lembaga ini diharapkan terus terjaga hingga masa arus balik berakhir. Selain kesiapsiagaan, pendekatan humanis dalam melayani pemudik juga menjadi perhatian utama agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan.

Show CommentsClose Comments

Leave a comment