Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

MAGETAN – Guna meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel dalam operasi pencarian dan pertolongan, SAR Senkom Mitra Polri Kabupaten Magetan menggelar pelatihan Jungle Rescue. Kegiatan peningkatan kapasitas ini berlangsung di Balai Desa Puntukdoro, Dukuh Rejeng, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu-Minggu (30-31/5/2026).

Pelatihan yang bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan ini diikuti oleh 40 personel SAR Senkom. Perwakilan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Magetan, yakni Khoirul, Joko Susilo, Sujianto, dan Nanang, hadir langsung sebagai instruktur profesional untuk membagikan pengalaman penanganan SAR di alam terbuka.

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Magetan, Ir. Cintoko Samodro, menjelaskan bahwa pelatihan penyelamatan di kawasan hutan ini merupakan program rutin untuk mendongkrak kompetensi anggotanya.

“Harapan kami, melalui pelatihan ini anggota SAR Senkom dapat menambah ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman lapangan. Selain itu, loyalitas dan totalitas anggota dalam membantu masyarakat, mendukung BPBD, serta bersinergi dengan seluruh potensi relawan kemanusiaan juga semakin meningkat,” ujar Cintoko, Sabtu (30/5/2026).

Dua Hari Digembleng Teori dan Praktik Lapangan
Selama dua hari, para peserta digembleng dengan materi teknis yang komprehensif oleh tim instruktur BPBD Magetan.

Hari Pertama (Sabtu, 30/5): Fokus pada pengenalan peralatan Vertical Rescue dan teknik dasar simpul tali (seperti double figure eight knot, double loop, dan foot loop). Peserta juga diajarkan membuat sit harness darurat menggunakan tali webbing untuk evakuasi di medan terjal. Selain itu, materi navigasi darat menggunakan kompas dan pembacaan azimut diberikan untuk bekal pencarian di dalam hutan. Malam harinya, materi dilanjutkan dengan strategi mitigasi bencana dan analisis situasi.

Hari Kedua (Minggu, 31/5): Peserta langsung menerjunkan diri dalam simulasi pencarian korban hilang di kawasan hutan. Mereka mempraktikkan teknik penyisiran, komunikasi lapangan, hingga evakuasi menggunakan metode Vertical Rescue di medan yang curam dan licin.
Dalam simulasi tersebut, tim berhasil menemukan target yang diskenariokan mengalami patah tulang, lalu mengevakuasinya ke titik aman sesuai dengan standar keselamatan operasional.

Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Magetan, Aris Triono, yang turut meninjau langsung jalannya latihan, memberikan apresiasi tinggi atas disiplin dan semangat yang ditunjukkan para peserta.

Melalui pelatihan intensif ini, kemampuan teknis, mental, serta kesiapsiagaan personel SAR Senkom Mitra Polri Kabupaten Magetan diharapkan semakin matang. Dengan begitu, mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal dalam mendukung berbagai operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah Magetan. (Zain/Eko)

Show CommentsClose Comments

Leave a comment